Forward Chaining Method of Expert System to Detect Malnutrition for Toddlers
DOI:
https://doi.org/10.31598/jurnalresistor.v8i3.1406Keywords:
Sistem Pakar, Forward Chaining, Gizi Buruk, BalitaAbstract
Kebutuhan gizi yang cukup sangat penting bagi pertumbuhan balita. Di Indonesia, ada aturan khusus yang mengatur tentang gizi. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2020, standar perhitungan gizi secara umum dibagi mejadi Berat Badan menurut Umur (BB/U), Panjang Badan menurut Umur (PB/U), Tinggi Badan menurut Umur (TB/U), Berat Badan menurut Panjang Badan (BB/PB) atau Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB) dan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Status Gizi tersebut didapatkan dari perhitungan antropometri sehingga hasil perhitungan dapat digunakan sebagai acuan untuk menentukan status gizi, terutama pada balita yang sedang mengalami fase penting pertumbuhan kehidupan. Metode yang digunakan untuk menentukan status gizi adalah menggunakan metode forward chaining. Aplikasi sistem pakar dengan metode forward chaining untuk mendeteksi gizi buruk balita ini diharapkan dapat membantu kader posyandu dalam melakukan perhitungan gizi dan menyimpan data balita di dalam sistem android secara offline. Hasil pengujian aplikasi dengan 5 data balita didapatkan tingkat akurasi mencapai 100%. Aplikasi sistem pakar ini dapat digunakan oleh orang tua untuk memantau status gizi balita mereka, maupun oleh tenaga medis atau kades posyandu dalam membantu menentukan status gizi balita sehingga lebih akurat dan cepat.
References
[1] N. Jarti and R. Trisno, “Sistem pakar diagnosa penyakit alergi pada anak berbasis web dengan metode forward chaining di kota batam,” vol. 3, no. 2, pp. 197–205, 2018.
[2] R. I. Firmansyah, R. D. Risanty, and R. Mujiastuti, “Aplikasi skrining gizi anak mengguankan metode forward chaining,” J. Sist. Informasi, Teknol. Inform. dan Komput., vol. 10, no. 1, pp. 33–39, 2019.
[3] I. Setiawan and D. Hamidin, “Rancang bangun aplikasi posyandu ibu dan anak berbasis web menggunakan framework codeigniter ( studi kasus : posyandu desa pekuncen ),” vol. 13, no. 1, pp. 17–22, 2018.
[4] G. A. D. Sugiharni and D. G. H. Divayana, “Pemanfaatan metode forward chaining dalam pengembangan sistem pakar pendiagnosa kerusakan televisi berwarna,” J. Nas. Pendidik. Tek. Inform., vol. 6, no. 1, p. 20, 2017.
[5] Kemenkes, “Peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 2 tahun 2020 tentang standar antropometri anak,” Jakarta, 2020.
[6] M. M. Yousan, R. Latuconsina, and A. S. R. Ansori, “Aplikasi penentuan gizi anak laki- laki sesuai dengan standar who ( world health organization ) menggunakan metode z-score,” vol. 7, no. 1, pp. 1425–1433, 2020.
[7] M. H. Wahyudi, “Sistem pendukung keputusan penentuan status gizi balita menggunakan metode naive bayes,” Semin. Nas. Teknol. Inf. dan Multi Media, no. 1, pp. 25–30, 2018.
[8] G. L. Dewi, S. Tjandra, S. Ardhi, and A. Jessica, “Perancangan sistem penawaran startup dan investor online,” SINTECH (Science Inf. Technol. J., vol. 4, no. 2, pp. 210–217, 2021, doi: 10.31598/sintechjournal.v4i2.978.
[9] I. D. Lesmono, “Rancang bangun sistem informasi penjualan sepatu berbasis website dengan metode waterfall,” Swabumi, vol. 6, no. 1, pp. 55–62, 2018.
[10] M. T. Pallangan, V. C. Poekoel, and A. Sambul, “Sistem Pakar Diagnosa Autisme pada Balita Berbasis Android,” J. Tek. Inform., vol. 10, no. 1, pp. 1–7, 2017, doi: 10.35793/jti.10.1.2017.15804.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Gilang Aji Setiawan, Siti Alvi Sholikhatin, Adam Prayogo Kuncoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright in each article belongs to the author.
- The authors admit that RESISTOR Journal as a publisher who published the first time under
Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0) License. - Authors can include writing separately, regulate distribution of non-ekskulif of manuscripts that have been published in this journal into another version (eg sent to respository institution author, publication into a book, etc.), by recognizing that the manuscripts have been published for the first time in RESISTOR Journal





1.png)








